Makalah Konsep Dasar Ilmu-Ilmu Sosial | Hakikat IPS, StudiI Sosial Pengertian & Struktur Ilmu-Ilmu Sosial..!!

Adin Blogs. Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Alloh SWT yang telah memberikan karunia-Nya sehingga kita dapat menyelesaikan makalah ini yang mana pada postingan kali ini penulis akan membahas Makalah Konsep Dasar Ilmu-Ilmu Sosial yang masih tergolong kedalam Bidang Studi Konsep Dasar IPS yang didalamnya akan diulas yaitu mengenai Hakikat IPS, StudiI Sosial Pengertian & Struktur Ilmu-Ilmu Sosial yang pastinya bermanfaat buat semuanya khususnya bagi yang sudah bersilaturahmi dan mau membaca tulisan yang ada pada Adin Blog's ini..
Makalah ini berisi tentang konsep dasar ilmu-ilmu sosial yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat. Konsep dasar ilmu sosial sangat penting bagi calon guru atau guru-guru pemula yang sering mengalami kesulitan dalam memahami apa yang seharusnya diberikan kepada peserta didik dan bagaimana cara penyampaiannya sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan tugas ini sehingga dapat terselesaikan dengan tepat waktu. Mohon maaf apabila dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan, karena kami masih dalam tahap belajar. Oleh sebab itu kami memohon kritik dan saran yang dapat membangun kami untuk lebih baik lagi.
PEMBAHASAN 
A. HAKIKAT IPS, STUDI SOSIAL DAN ILMU-ILMU SOSIAL. 
1. Hakikat IPS dan Studi Sosial
IPS merupakan nama mata pelajaran di tingkat sekolah dasar atau nama program studi di perguruan tinggi yang identik dengan istilah social studies dalam kurikulum persekolahan di negara lain, khususnya di negara-negara barat seperti Australia dan Amerika Serikat. Nama IPS yang lebih dikenal social studies di negara lain itu merupakan istilah hasil kesepakatan para ahli atau pakar di indonesia.
Pengertian IPS ditingkat persekolahan itu sendiri mempunyai perbedaan makna khususnya antara IPS untuk Sekolah Dasar (SD) dengan IPS untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Pengertian IPS di persekolahan ada yang berarti program pengajaran, ada yang berarti mata pelajaran yang berdiri sendiri, dan ada yang berarti gabungan dari sejumlah mata pelajaran atau disiplin ilmu.
Salah satu karakteristik dari definisi social studies adalah bersifat dinamis, artinya selalu berubah sesuai dengan tingkat perkembangan masyarakat. Baik dalam aspek materi, pendekatan, bahkan tujuan sesuai dengan tingkat perkembangan masyarakat.
2. Hakikat Ilmu-ilmu sosial
Berbeda dengan IPS atau social studies, istilah ilmu-ilmu sosial adalah terjemahan dari sosial sciences. Disiplin ilmu sosial berarti semua disiplin akademik yang berkaitan dengan manusia dalam kontek sosial.
Selain mengkaji perilaku manusia, disiplin ilmu-ilmu sosial memandang situasi peristiwa umat manusia dari perspektif yang agak berbeda dan unik. Karena ada perbedaan persepsi-persepsi maka metodologi dan teknik penelitian pun berbeda. Setiap disiplin ilmu sosial memiliki konsep-konsep, generalisasi dan teori yang dapat memberikan kontribusi dalam penyusunan desain maupun dalam pelaksanaan proses belajar mengajar social studies pada peserta didik..
B. PENGERTIAN ILMU-ILMU SOSIAL
1. Antropologi
Antropologi mempelajari tentang budaya manusia. Baik kebudayaan pra-sejarah maupun kebudayaan pada zaman moderen saat ini. Antropologi mengkaji kebudayaan pada semua tingkat perkembangan teknologi, dari zaman berburu dan zaman pengumpulan makanan sampai zaman bercocok tanam dan zaman industri. Ahli antropologi dibedakan ke dalam enam kelompok, yaitu :
1) Ahli antropologi sosial (antropologi budaya);
Mempelajari budaya manusia tertentu, bagaimana bagian-bagian budaya itu bisa cocok dan membentuk keseluruhan budaya manusia yang bermakna, atau memilih dan mempelajari sejumlah kebudayaan berdasarkan pola-pola perilaku untuk mendapatkan perspektif antar budaya tentang kondisi manusia
2) Ahli etnografi;
Seorang ahli antropologi yang mempunyai spesialisasi dalam mengumpulkan informasi tentang segala aspek budaya yang ada melalui kerja lapangan.
3) Ahli antropologi bahasa;
Mempelajari bahasa-bahasa yang digunakan manusia dengan fokus kajian pada penggunaan bahasa dalam kontek sosial.
4) Ahli antropologi fisik (biologi)
Menggunakan teknik-teknik ilmu pengetahuan alam studi makhluk hidup maupun yang sudah berupa fosil dan primat binatang seperti monyet atau kera.
5) Ahli arkeologi
Menggunakan teknik-teknik penggalian dan analisis ilmiah sisa-sisa fisik makhluk hidup untuk merekonstruksi cara hidup manusia yang telah musnah.
6) Ahli primatologi
Mempelajari kelompok primat bukan manusia seperti babon, simpanse, dan gorila.
2. Ilmu Ekonomi
Suatu studi tentang bagaimana langkanya sumber-sumber dimanfaatkan untuk memenuhi keinginan-keinginan manusia yang tidak terbatas. Pentingnya manajemen kelangkaan secara khusus dibagi ke dalam dua bagian yaitu analisis ekonomi dan kebijakan ekonomi.kebijakan ekonomi berkaitan dengan aplikasi hasil analisis ekonomi untuk memecahkan masalah-masalah sosial.
Ilmu sosial ekonomi, bagian yang berhubungan dengan analisis ekonomi dibagi ke dalam dua bidang utama yaitu ekonomi mikro yang mengkaji perilaku individu-individu, persoalan rumah tangga, perusahaan dan pasar. Dan ekonomi makro yang mengkaji keberfungsian ekonomi secara keseluruhan.
3. Geografi
Mempelajari permukaan bumi dan bagaimana manusia mempengaruhi serta dipengaruhi oleh lingkungan fisiknya. Geografi dibagi dua yaitu geografi fisik yang mengkaji aspek-aspek fisik bumi yang meliputi iklim, tanah, sumber-sumber air, penyebaran tanaman dan binatang, dan bentuk-bentuk tanah. Kedua geografi budaya, mengkaji tentang kependudukan.
4. Sejarah
Mempelajari tentang kehidupan manusia di masa lampau. Para sejarawan tertarik dengan semua aspek kegiatan manusia di masa lampau : politik, hukum, militer, sosial, keagamaan, kreativitas, keilmuan dan intelektual.
5. Ilmu Politik
Mempelajari kebijakan umum. Para ilmuan tertarik dengan perkembangan dan penggunaan kekuasaan manusia di dalam masyarakat, khususnya yang tercermin dalam pemerintahan.
6. Psikologi
Mempelajari perilaku individu-individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Meliputi semua bentuk perilaku manusia dan bukan manusia, manusia normal dan abnormal, individu dan kelompok, fisik dan mental, dan secara insting maupun dengan cara dipelajari.
7. Sosilogi
Sosiologi mempelajari perilaku manusia dalam kelompok-kelompok. Perhatian nutamanya adalah dalam hubungan sosial manusia-perilaku manusia seperti diwujudkan sendiri dalam perkembangan dan fungsi dari kelompok dan institusi.
C. STRUKTUR ILMU-ILMU SOSIAL
Secara garis besar, struktur dari setiap disiplin tersusun dalam kerangka:
1. Model Inkuiri yang terdiri atas masalah yang dipertanyakan dan metoda (alat) penelitian;
2. Struktur ilmu pengetahuan yang meliputi konsep dan generalisasi.
3. Hukum Islam Periode Pertumbuhan dan Perkembangan Madzhab
KESIMPULAN 
IPS merupakan nama mata pelajaran di tingkat sekolah dasar atau nama program studi di perguruan tinggi yang identik dengan istilah social studies dalam kurikulum persekolahan di negara lain, khususnya di negara-negara barat seperti Australia dan Amerika Serikat. Nama IPS yang lebih dikenal social studies di negara lain itu merupakan istilah hasil kesepakatan para ahli atau pakar di indonesia.
Berbeda dengan IPS atau social studies, istilah ilmu-ilmu sosial adalah terjemahan dari sosial sciences. Disiplin ilmu sosial berarti semua disiplin akademik yang berkaitan dengan manusia dalam kontek sosial.
Saran Penulis, kepada pembaca supaya dapat mengamalkan tuntunan syari’ah, fikih, dan hukum islam secara keseluruhan sehingga kita bisa mendapatkan keselamatan di duia dan di akhirat.
REFERENSI :
Anwar, Saepul, S.Pd.I., M.Ag.2009.Islam Tuntunan dan Pedoman Hidup.Bandung:Value Press
Artikel Yang Lainnya :

Pengunjung