Tafsir Ayat Kursi dan Kandungan Ayat Serta Keutamaan Membaca Ayat Kursi. Sahabat Adin Blog yang saya hormati, terima kasih atas kepercayaan Anda semua yang telah menjadikan situs ini sebagai salah satu media berbagi ilmu, referensi, dan wawasan keislaman. Pada kesempatan kali ini, penulis kembali menghadirkan sebuah posting religi Islami yang membahas secara lengkap tentang Tafsir Ayat Kursi, kandungan maknanya, serta keutamaan membaca Ayat Kursi.
Ayat Kursi berbeda dengan Hadits Qudsi. Hadits Qudsi adalah firman Allah yang maknanya berasal dari Allah, namun redaksinya dari Rasulullah ﷺ dan tidak tercantum dalam mushaf Al-Qur’an. Biasanya ditandai dengan lafaz “Qāla Allāhu Ta‘ālā” dalam hadits.
Adapun Ayat Kursi adalah firman Allah ﷻ yang secara langsung tercantum dalam Al-Qur’an, tepatnya pada Surat Al-Baqarah ayat 255. Ayat ini memiliki kedudukan yang sangat agung hingga Rasulullah ﷺ menyebutnya sebagai ayat paling agung dalam Al-Qur’an.
Mengapa Ayat Kursi memiliki keutamaan yang luar biasa? Apa makna dan kandungan tauhid yang terkandung di dalamnya? Para ulama tafsir, khususnya Ibnu Katsir rahimahullah, menjelaskan ayat ini secara mendalam dalam kitab Tafsir Al-Qur’anul ‘Azhim, yang dikenal luas sebagai Tafsir Ibnu Katsir. Selain menjelaskan maknanya, beliau juga menerangkan berbagai keutamaan dan manfaat besar bagi siapa saja yang membacanya.
Murotal Ayat Kursi Yang Merdu
Ayat Kursi terdiri dari sepuluh penggal kalimat yang sarat dengan nilai tauhid, pengagungan terhadap Allah, dan penegasan keesaan-Nya. Di dalamnya terdapat:
- Lima Asma’ul Husna
- Lebih dari dua puluh sifat Allah
- Penegasan kesempurnaan kekuasaan dan ilmu Allah
- Penjagaan dan perlindungan bagi orang yang membacanya
Allah ﷻ dengan hikmah-Nya menjadikan sebagian ayat lebih utama dari yang lain. Jika surat paling agung adalah Al-Fatihah, maka ayat paling agung adalah Ayat Kursi.
Ubay bin Ka‘b radhiallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
“Wahai Abul Mundzir, tahukah engkau ayat apa di dalam Kitab Allah yang paling agung?”
Aku menjawab, “Allāhu lā ilāha illā huwa al-Ḥayyul Qayyūm.”
Maka Rasulullah ﷺ menepuk dadaku dan bersabda:
“Semoga Allah memberimu keberkahan ilmu, wahai Abul Mundzir.”
(HR. Muslim no. 810)
Dalam hadits lain, Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa membaca Ayat Kursi sebelum tidur akan dijaga oleh Allah dari gangguan setan hingga pagi hari (HR. Al-Bukhari no. 2187).
Bahkan dalam hadits yang shahih disebutkan:
“Barangsiapa membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat wajib, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian.”
(HR. Ath-Thabrani, dishahihkan Al-Albani)
Karena itu, Ayat Kursi dianjurkan dibaca:
- Setelah shalat wajib
- Dalam dzikir pagi dan petang
- Sebelum tidur
Tafsir dan Kandungan Ayat Kursi
اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ
Allah menegaskan kalimat tauhid bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Dia. Al-Hayyu berarti Maha Hidup dengan kehidupan yang sempurna, sedangkan Al-Qayyum berarti Maha Berdiri Sendiri dan mengatur seluruh makhluk.
لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ
Allah Maha Suci dari sifat lemah seperti mengantuk dan tidur. Pengawasan-Nya sempurna dan tidak pernah lalai.
لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ
Segala sesuatu adalah milik Allah dan berada di bawah kekuasaan-Nya.
مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ
Tidak ada syafaat kecuali dengan izin dan ridha Allah.
يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ
Ilmu Allah meliputi masa lalu, masa kini, dan masa depan.
وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ
Manusia tidak mengetahui apa pun kecuali yang Allah kehendaki.
وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ
Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Ibnu Abbas menafsirkannya sebagai tempat kedua telapak kaki Allah, sesuai dengan keagungan-Nya tanpa menyerupai makhluk.
وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا
Menjaga langit dan bumi tidak memberatkan Allah sedikit pun.
وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Allah Maha Tinggi dan Maha Besar, baik dalam dzat, kedudukan, dan kekuasaan-Nya.
Ayat Kursi Terjemahan Bahasa Inggris
Allah! There is no deity except Him, the Ever-Living, the Sustainer of existence.
Neither drowsiness overtakes Him nor sleep.
To Him belongs whatever is in the heavens and whatever is on the earth.
Who is it that can intercede with Him except by His permission?
He knows what is before them and what will be after them,
and they encompass not a thing of His knowledge except for what He wills.
His Kursi extends over the heavens and the earth,
and their preservation tires Him not.
And He is the Most High, the Most Great.
Neither drowsiness overtakes Him nor sleep.
To Him belongs whatever is in the heavens and whatever is on the earth.
Who is it that can intercede with Him except by His permission?
He knows what is before them and what will be after them,
and they encompass not a thing of His knowledge except for what He wills.
His Kursi extends over the heavens and the earth,
and their preservation tires Him not.
And He is the Most High, the Most Great.
Keutamaan Membaca Ayat Kursi & Kesimpulan
- Melindungi dari gangguan setan
- Menjadi penjaga rumah dan diri
- Menambah ketenangan hati
- Menguatkan tauhid kepada Allah SWT
- Ayat Kursi adalah ayat paling agung dalam Al-Qur’an
- Disunnahkan dibaca setelah shalat, pagi–petang, dan sebelum tidur
- Penegasan tauhid yang murni
- Penetapan nama dan sifat Allah sesuai Al-Qur’an dan Sunnah
- Ilmu dan kekuasaan Allah meliputi segala sesuatu
- Kesalahan keyakinan bahwa Allah ada di mana-mana
- Bukti keagungan dan kemuliaan Allah ﷻ
Ayat Kursi adalah ayat yang mengandung makna tauhid paling lengkap, menjadi benteng keimanan, dan sumber ketenangan bagi siapa saja yang mengamalkannya. Sangat dianjurkan membaca ayat kursi
- Setelah sholat fardhu</li>
- Sebelum tidur</li>
- Ketika merasa gelisah atau takut
Selain membaca Ayat Kursi, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir sebagai amalan harian, Ayat Kursi juga sering dibaca bersama Surat Yasin dalam berbagai amalan dan ibadah.
Ayat Kursi dianjurkan dibaca setelah sholat fardhu 5 waktu sebagai bentuk dzikir setelah sholat


