Contoh Proposal Skripsi | Penelitan Pembelajaran Matematika dan Pemberian Pekerjaan Rumah

http://adinnagrak.blogspot.com/
PROPOSAL PENELITIAN

A.      Judul
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI TEHNIK PEMBERIAN TUGAS PEKERJAAN RUMAH BAGI SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR NEGERI SIRNAGALIH
B.       Bidang Kajian
Pembelajaran Matematika dan Pemberian Pekerjaan Rumah.
C.      Latar Belakang Masalah
Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang memperlukan usaha dan dana yang cukup besar, hal ini diakui oleh semua orang atau suatu bangsa demi kelangsungan masa depannya. Demikian halnya dengan Indonesia menaruh harapan besar terhadap pendidik dalam perkembangan masa depan bangsa ini, karena dari sanalah tunas muda harapan bangsa sebagai generasi penerus dibentuk.
Meski diakui bahwa pendidikan adalah investasi besar jangka panjang yang harus ditata, disiapkan dan diberikan sarana maupun prasarananya daiam arti modal material yang cukup besar, tetapi sampai saat ini Indonesia masih berkutat pada problemmatika (permasalahan) klasik dalam hal ini yaitu kualitas pendidikan. Problematika ini setelah dicoba untuk dicari akar permasalahannya adalah bagaikan sebuah mata rantai yang melingkar dan tidak tahu darimana mesti harus diawali.
Terkait dengan mutu pendidikan khususnya pendidikan pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) sampai saat ini masih jauh dan apa yang kita harapkan. Betapa kita masih ingat dengan hangat akan standarisasi Ujian Akhir Sekolah (UAS) dengan nilai masing-masing mata pelajaran 4,51 dikeluhkan oleh semua para pendidik bahkan oleh orang- orang tua siswa sendiri, karena anak atau siswanya tidak dapat lulus. Hal lucu yang sebenarnya tidak perlu terjadi. Melihat kondisi rendahnya prestasi atau hasil belajar siswa tersebut beberapa upaya dilakukan salah satunya adalah pemberian tugas berupa kepada siswa. Dengan pemberian pekerjaan rumah kepada siswa diharapkan siswa dapat meningkatkan aktifitas belajarnya, sehingga terjadi pengulangan dan penguatan terhadap meteri yang diberikan di sekolah dengan harapan siswa mampu meningkatkan hasil belajar atau prestasi siswa.
D.      Rumusan Masalah dan Rencana Pemecahan Masalah
1.      Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang permasalahan sebagaimana tersebut didepan, maka rumusan permasalahan yang diajukan dalam proposal ini adalah :
Apakah melalui tehnik pemberian tugas pekerjaan rumah dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika bagi siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Sirnagalih?
2.      Rencana Pemecahan Masalah
Siswa yang mendapatkan perhatian dan perlakuan khusus tentunya akan menghasilkan atau menguasai yang berbeda pula dalam sebuah kelas atau kelompok bahkan perlakuan individual sekaligus dengan diberikanya perlakuan dan perhatian yang lebih baik dalam belajar di sekolah maupun di rumah, tentunya akan lebih baik pula penguasaan keterampilan atau konsep terhadap mata pelajaran-mata pelajaran yang dipelajarinya. Dengan pemberian PR secara rutin dan terorganisir dengan baik paling tidak akan mampu mengkondisikan dalam bentuk motifasi ekstinsik bagi siswa itu sendiri.
Moh. Uzer (1996:29) menjelaskan "Motivasi ekstrinsik timbul sebagai akibat pengaruh dari luar individu, apakah karena adanya ajakan, atau paksaan orang lain sehingga dengan kondisi yang demikian akhirnya ia mau melakukan sesuatu atau belajar, misalnya seseorang mau belajar karena ia disuruh orang tua untuk mendapatkan peringkat pertama."
Demikian halnya dengan guru memberikan PR dengan harapan baik itu dirasa memaksa bagi siswa atau itu karena disuruh sebagai tugas dengan perasaan terpaksa, yang jelas mengkondisikan siswa harus belajar. Dengan pola demikian tentunya anak yang lebih banyak belajar dirumah akan lebih baik misalnya dalam mata pelajaran yang dikerjakan
E.       Tujuan dan Manfaat Penelitian
1.      Tujuan Penelitian
a.       Tujuan Umum
Tujuan  peneliti yang diharapkan dari  penelitian  ini menjadi masukan  bagi guru dan siswa  untuk meningkatkan belajar di rumah.
b.      Tujuan Khusus
Adapaun tujuan khusus dari penelitian ini :
"Untuk mengetahui apakah melalui pemberian pekerjaan rumah dapat meningkatkan prestasi belajar matematika bagi siswa kelas VI SD Negeri Sirnagalih."
2.      Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi :
a.       SDN Sirnagalih
Dengan hasil penelitian ini diharapkan SD Negeri Sirnagalih dapat lebih meningkatkan pemberdayaan pemberian pekerjaan rumah agar prestasi belajar siswa lebih baik dan perlu dicoba untuk diterapkan pada pelajaran lain.
b.      Guru
Sebagai bahan masukan guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di kelasnya.
c.       Siswa
Sebagai bahan masukan bagi siswa untuk memanfaatkan pekerjaan rumah dalam rangka meningkatkan prestasi belajarnya.
F.       Anggapan Dasar dan Hipotesis
1.      Anggapan Dasar
Menurut Suharsimi Arikunto (1998 : 67) Anggapan Dasar adalah ”Sesuatu yang diyakini kebenarannya, dan berpungsi sebagai hal-hal yang dijadikan pijakan bagi peneliti dalam melaksanakan penelitiannya.
Adapun asumsi dasar dalam penelitian ini adalah
a)      Pembelajaran matematika tercantum dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan (KSTP).
b)      Pemberian tugas pekerjaan rumah (PR) dapat meningkatkan penguasaan konsep atau keterampilan dan sekaligus memberikan pengembangan.
2.      Hipotesis
Hipotensisi yang diajukan dalam proposal penelitian ini adalah :
"Melalui tehnik pemberian tugas pekerjaan rumah dapat meningkatkan hasil belajar matematika bagi siswa kelas VI SDN Sirnagalih
G.      Kerangka Teori
1.      Matematika
Istilah Matematika berasal dari bahasa Yunani "Mathematikos" secara ilmu pasti, atau "Mathesis" yang berarti ajaran, pengetahuan abstrak dan deduktif, dimana kesimpulan tidak ditarik berdasarkan pengalaman keindraan, tetapi atas kesimpulan yang ditarik dari kaidah - kaidah tertentu melalui deduksi (Ensiklopedia Indonesia).
Dalam Garis Besar Program Pembelajaran (GBPP) terdapat istilah Matematika Sekolah yang dimaksudnya untuk memberi penekanan bahwa materi atau pokok bahasan yang terdapat dalam GBPP merupakan materi atau pokok bahasan yang diajarkan pada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (Direkdikdas : 1994)
2.      Belajar
Skinner berpandangan bahwa belajar adalah suatu perilaku. Pada saat orang belajar maka responya menjadi lebih baik dan sebaliknya bila tidak belajar responya menjadi menurun sedangkan menurut Gagne belajar adalah seperangkat proses kognitif yang mengubah sifat stimulasi limgkungan, melewati pengolahan informasi, menjadi kapasitas baru (Dimyati, 2002-10). Sedangkan menurut kamus umum bahasa Indonesia belajar diartikan berusaha (berlatih dsb) supaya mendapat suatu kepandaian (Purwadarminta : 109).
Belajar dalam penelitian ini diartikan segala usaha yang diberikan oleh guru agar mendapat dan mampu menguasai apa yang telah diterimanya dalam hal ini adalah pelajaran Matematika.
3.      Prestasi Belajar.
Prestasi belajar berasal dari kata " prestasi " dan "belajar” prestasi berarti hasil yang telah dicapai (Depdikbud, 1995: 787). Sedangkan pengertian belajar adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu (Depdikbud, 1995: 14). Jadi prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau ketrampilan yang dikembangkan oteh mata pelajaran, lazimnya ditunjukan dengan nilai atau angka yang diberikan oleh guru. Prestasi dalam penilitian yang dimaksudkan adalah nilai yang diperoleh oleh siswa pada mata pelajaran matematika dalam bentuk nilai berupa angka yang diberikan oleh guru kelasnya setelah melaksanakan tugas yang diberikan padanya
4.      Teknik
Dalam umum bahasa Indonesia teknik diartikakan cara (kepandaian, dsb) membuat sesuatu atau melakukan sesuatu yang berkenaan dengan kesenian (Purwadarminta: 1035). Sedangkan teknik yang dimaksud disini adalah cara tertentu yang dilakukan oleh guru yang akan dikenakan kepada siswanya dalam rangka mendapatkan informasi atau laporan yang diinginkan.
5.      Pekerjaan rumah
Pekerjaan rumah atau yang lazim disebut PR dalam bahasa Inggris "Homework " yang artinya mengerjakan pekerjaan rumah. Dalam penilitian ini yang dimaksudkan dengan PR adalah sebuah tugas atau pekerjaan tertentu baik tertulis atau lisan yang harus dikerjakan diluar jam sekolah (terutama di rumah) berkaitan dengan pelajaran yang telah disampaikan guru untuk meningkatkan penguasaan konsep atau keterampilan dan sekaligus memberikan pengembangan.
H.      Metodologi Penelitian
1.      Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penugasan dan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah lembaran soal test berupa soal tugas pekerjaan rumah (PR) bagi siswa.
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model kemmis dan M.C Tagart. Penggunaan  model ini berdasarkan pada pertimbangan bahwa metode ini sederhana sehingga mudah dipahami oleh peneliti.Pada model ini setiap siklus terdiri dari 4 komponen, keempat komponen  tersebut meliputi plan (perencanaan), action (tindakan), observe (observasi), dan (Reflectif) refleksi. Untuk lebih jelasnya, bagan model penelitian tindakan kelas menurut model Kemmis dan M. Tagart adalah sebagai berikut:
2.      Rencana Penelitian
a.       Subjek penelitian
Subyek dalam peniltian ini adalah siswa kelas VI SD Sirnagalih jumlah siswa 38 orang.
Pertimbangan penulis mengambil subyek penilitiann tersebut dimana siswa kelas VI telah mampu dan memiliki kemandirian dalam mengerjakan tugas seperti PR, karena siswa kelas VI telah mampu membaca dan menulis serta berhitung yang cukup. Selain itu penulis pengajar di kelas VI.
b.      Tempat Penelitian
Dalam penilitian ini penulis mengambil lokasi di SD Negeri Sirnagalih penulis mengambil lokasi atau tempat ini dengan pertimbangan bekerja pada sekolah tersebut, sehingga memudahkan dalam mencari data, peluang waktu yang luas dan subyek penlitian yang sangat sesuai dengan profesi penulis.
c.       Waktu Peneiitian
Dengan beberapa pertimbangan dan alasan penulis menentukan menggunakan waktu penelitian selama 3 bulan Agustus s.d Oktober. Waktu dari perencanaan sampai penulisan laporan hasil penelitian tersebut pada semester I Tahun pelajaran 2009/2010.
d.      Lama Tidakan
Waktu untuk melaksanakan tindakan pada bulan Okteber, mulai dari siklus I, Siklus II dan Siklus III.
3.      Prosedur Penelitian
Prosedur penelitian yang diterapkan dalam hal ini antara lain :
a.       Perencanaan
Meliputi penyampaian materi pelajaran, latian soal, pembahasan latian soal, tugas pekerjaan rumah (kegiatan penelitian utama) pembahasan PR, ulangan harian.
b.      Tindakan (Action)/ Kegiatan, mencakup
1)        Sikius I, meliputi : plan (perencanaan), action (tindakan), observe (observasi), dan (Reflectif) refleksi.
2)        Sikius II ( sama dengan siklus I)
3)        Sikius III ( sama dengan siklus I dan II)
c.       Refleksi, dimana perlu adanya pembahasan antara siklus-siklus tersebut untuk dapat menentukan kesimpulan atau hasil dari penelitian.

Pengunjung