Sahabat Adin Blog yang saya hormati,
Di hari yang fitri ini, setelah kita melewati bulan suci Ramadhan—bulan penuh ampunan, keberkahan, serta ladang amal dan ilmu—kita kembali diingatkan tentang nilai-nilai luhur yang diajarkan Islam. Ramadhan mendidik kita untuk memiliki kepekaan sosial terhadap saudara-saudara kita yang merasakan lapar dan dahaga, melatih kesabaran, serta membentuk pribadi yang tawadhu (rendah hati dan tidak sombong).
Selain itu, Ramadhan juga mengajarkan sikap qana’ah, yaitu merasa cukup dan senantiasa mensyukuri nikmat Allah SWT, baik yang kecil maupun yang besar. Kita juga dididik untuk bersikap wara’, yaitu selalu berhati-hati dalam menjaga diri dari hal-hal yang syubhat maupun yang haram, serta menumbuhkan keyakinan bahwa setiap perbuatan kita senantiasa berada dalam pengawasan Allah SWT.
Dengan nilai-nilai tersebut, semoga kita termasuk golongan orang-orang yang meraih kemenangan dan kembali dalam keadaan suci. Pada kesempatan yang mulia ini (1437 Hijriyah), penulis mengucapkan: Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Aamiin.
Selanjutnya, pada postingan kali ini penulis ingin berbagi sebuah artikel religi dan islami yang insyaAllah bermanfaat, yaitu mengenai bacaan dan tulisan Ayat Kursi dalam bahasa Arab, latin, beserta arti dan terjemahannya.
Ayat Kursi berbeda dengan Hadits Qudsi. Hadits Qudsi merupakan firman Allah SWT yang tidak dicantumkan dalam mushaf Al-Qur’an, melainkan diriwayatkan melalui hadits, yang biasanya ditandai dengan lafaz “qala Allahu ta’ala”. Adapun Ayat Kursi adalah firman Allah SWT yang tercantum langsung dalam Al-Qur’an, tepatnya pada Surat Al-Baqarah ayat ke-255 di juz ke-2.
Ayat Kursi memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Al-Qur’an. Rasulullah ﷺ bahkan menyebutnya sebagai ayat yang paling agung dalam Al-Qur’an. Kandungan ayat ini sarat dengan penegasan tauhid, keagungan, dan kekuasaan Allah SWT.
Mengapa Ayat Kursi begitu mulia? Apa saja makna dan kandungan yang terdapat di dalamnya? Mufasir besar Ibnu Katsir menjelaskan ayat ini secara panjang lebar dalam karya monumentalnya Tafsir Al-Qur’anul ‘Azhim (Tafsir Ibnu Katsir). Beliau tidak hanya menguraikan makna ketauhidan dalam Ayat Kursi, tetapi juga menjelaskan keutamaan serta manfaat besar bagi siapa saja yang membacanya.
Untuk melengkapi pembahasan agar lebih mudah dipahami dan diamalkan, penulis juga menyertakan murotal Ayat Kursi dalam artikel ini. Oleh karena itu, mari kita simak pembahasan lengkap mengenai Ayat Kursi berikut ini.
“Dia Tidak mengantuk dan tidak tidur.”
“Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi.”
“Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya.”
“Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka.”
“Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah kecuali dengan apa yang dikehendaki-Nya.”
“Kursi Allah meliputi langit dan bumi.”
“Dan Allah tidak terberati pemeliharaan keduanya.”
“Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
La ta'khudhuhu sinatun wa la nawm
lahu ma fi as-samawati wa ma fil-'ard
Man dhal-ladhi yashfa'u 'indahu illa bi-idhnihi
Ya'lamu ma bayna aydihim wa ma khalfahum
wa la yuhituna bi shai'in min 'ilmihi illa bima sha'a
Wasi'a kursiyuhus-samawati wal ard
wa la ya'uduhu hifdhuhuma
wa Hu wal 'Aliyul-Adheem
Demikianlah salah satu Contoh Bacaan dan Tulisan Ayat Kursi Arab dan Latin Beserta Arti dan Terjemahan dalam Bahasa Inggris semoga bermanfaat khususnya buat penulis dan umumnya buat semua yang membacanya.

